Selasa, 30 Juni 2020

Mengapa orang bisa sukses, Angela Duckworth

Mengapa orang bisa sukses
---------------------------------------
Kisah Leader yang Membawa Perubahan





Banyak leader dalam kisah inspirasi bisnis ini yang sukses memimpin perusahaan-nya melewati masa sulit dan terus tumbuh menjadi perusahaan besar. Disamping karena faktor kecerdasan intelejensia, ada faktor kecerdasan emosional yang sangat besar pengaruhnya.  Angela Duckworth seorang motivator menyebutkan karakter  orang sukses adalah sbb. :

Punya Bakat dan mau Berusaha
Orang sukses memang diberi bakat, tetapi untuk sukses tidak hanya bermodalkan punya bakat, karena pada dasarnya semua orang punya bakat dan keterbatasan dalam dirinya. Tetapi semua keberhasilan adalah karena adanya usaha.

Pada dunia sepakbola di liga top dunia seperti Liga Inggris atau Liga Spanyol, banyak muncul bakat dalam pemain muda tetapi tidak banyak yang benar benar berhasil berkembang menjadi pemain hebat. Salah satu contoh bakat besar yang gagal berkembang adalah Mario balloteli, pemain yang banyak diakui oleh pelatih klub yang pernah menanganinya memiliki bakat besar namun tidak memiliki kemauan berusaha dan berlatih untuk mengasah bakatnya. Akhirnya Balloteli gagal bersinar menjadi pemain hebat.

Rumusnya : Talent + Effort = skill. Sampai disini belum akan menjadi orang yang sukses, kemudian jika Effort + skill = Achievement, berarti dua kali lipat usaha baru orang berbakat akan sukses.

Tertarik akan suatu hal dan bersungguh sungguh
Orang sukses adalah mereka yang mengembangkan ketertarikannya dan mempelajarinya dengan bersungguh sungguh. Pada masa kini kita mengenal orang seperti Jack Ma atau Elon Musk. Tipe orang yang tertarik dengan sesuatu dan bersungguh sungguh akan minatnya sampai akhirnya berhasil.

Jack Ma tertarik dengan teknologi internet, bersungguh sungguh mempelajarinya hingga berhasil mendirikan dan membesarkan perusahaan e-commerce Alibaba-nya. Elon musk memiliki ketertarikan dengan teknologi, kemudian mengembang kan roket yang akan membawa manusia ke koloninya di Mars. Meskipun banyak yang menganggap dirinya berkhayal terlalu jauh namun elon musk terus mengembangkan teknologi pesawat ruang angkasanya. Ini sikap yang disebut dengan Develop a Fascination

Selalu ingin meningkatkan kemampuannya
Orang sukses juga selalu dengan senang hati meningkatkan kemampuannya, setiap hari berlatih untuk semakin baik. Mohammad salah atau Cristiano Ronaldo merupakan pemain bola yang hebat,  mereka dikenal dengan kualitas skill diatas rata rata dan mendapatkan penghargaan sebagai top scorer atau balon d’or sebagai pengakuan atas prestasinya. Keberhasilan ini mereka capai bukan hanya karena bakat atau keberuntungan, tetapi karena kemauan dalam berlatih, terus berlatih melebihi waktu dan porsi yang diberikan pelatih.

Dari banyak kisah leader besar adalah orang yang mau bekerja keras, sering orang ini kita lihat mau bekerja melebihi jam kerja kantor tanpa menuntut uang lembur. Bukan materi yang menjadi motivasi mereka, tapi kemauan keras untuk bisa belajar dan menyelesaikan pekerjaan lebih baik dari teman teman sekantornya.

Ignatius Jonan yang sukses memimpin reformasi Kereta Api Indonesia pernah menceritakan kisahnya yang nyaris selama 24 jam sehari dan 7 hari seminggu bekerja keras membenahi KAI yang pada saat itu dalam kondisi yang sangat buruk. Salah satu tujuannya adalah agar dengan cepat belajar memahami permasalahan yang dihadapi oleh KAI, Jonan kemudian berhasil menjadikan KAI menjadi perusahaan yang sehat dan membanggakan.

Ronaldo dan Jonan merupakan tipe orang yang berkata “ whatever it takes I want to improve”.

Hidup yang Lebih Bermakna
Orang sukses juga orang yang mengejar sesuatu yang lebih bermakna dari hanya bekerja untuk mencari nafkah. Orang seperti Nelson Mandela atau Sukarno memiliki “Greater Purpose”, mereka melakukan sesuatu yang jauh lebih bermakna daripada sekedar mencari karier dan penghasilan untuk dirinya sendiri.

Elon musk tidak pernah berhenti untuk melakukan inovasi bagi kemajuan umat manusia, mendirikan berbagai perusahaan meskipun dia bisa berhenti dan menikmati harta kekayaannya. Tetapi keinginannya untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi peradaban umat manusia menyebabkan Elon terus menciptakan teknologi roket, teknologi mobil listrik dan teknologi Hyper loop. Elon musk memiliki motto Failure is an option, If there is no failing, you are not innovating enough.

Orang besar berusaha melakukan perubahan yang memberi manfaat bagi masyarakat untuk bisa hidup lebih baik. Semua orang bisa bersikap masa bodoh dengan lingkungan dan mencari karier untuk sendiri, tapi orang sukses selalu berusaha agar menjadikan hidup lebih bermakna.

Mengembangkan cara berfikir
The last but not least, orang sukses adalah orang yang mau mengembangkan caranya berfikir. Orang sukses bukan orang yang menutupi dirinya untuk belajar.  Orang seperti Tadashi Yanai founder Uniqlo dan Steve Jobs adalah orang yang pembelajar seumur hidupnya, mereka terus mengamati lingkungan sekitarnya, belajar dari perubahan yang terjadi dan menciptakan sesuatu dari apa yang mereka amati tersebut.

Mereka terus berfikir kalau bisa mengerjakan hal besar dan bermanfaat. Mereka mengembangkan cara berfikir, tidak menutup diri dari berbagai ide yang berkembang sehingga bisa menciptakan sesuatu yang baru dan lebih baik.

marketing communication





The Body Shop



Salah satu strategi Marketing communication yang dipergunakan oleh TBS adalah menggunakan influencer. Tujuan dari TBS menggunakan influencer ini adalah untuk mengkomunikasikan value dari brand TBS,  melalui influencer ini juga diharapkan  awareness konsumen terhadap produk kosmetik TBS juga semakin meningkat dan berhasil menjadi penggerak penjualan produk.

Melalui influencer TBS   menyampaikan pesan mengenai value anti animal tester yang mereka dukung. Dengan menggunakan influencer ini TBS menciptakan word to mouth marketing. Dalam era social media keputusan pembelian sangat dipengaruhi oleh informasi dari berbagai media, seorang konsumen sebelum melakukan pembelian akan mencari informasi dengan melakukan browsing di media internet dan membaca review atas produk yang akan dibelinya atau meminta pendapat dari temannya (peer to peer communication), baik teman yang memang dikenalnya secara pribadi atau temannya yang hanya di  di media sosial.

Setiap brand memiliki influencer marketing tersendiri yang dipilih dengan sangat ketat oleh TBS.  Team brand bekerja sama dengan team digital membangun promosi melalui social media.  Para influencer ini diseleksi dari pubic figure yang  memiliki value samaTBS.

Salah satu value yang sangat ditekankan oleh TBS adalah prinsip forever against animal testing. Di Indonesia TBS juga bekerjasama dengan Celebrity dalam menyampaikan value perusahaan. Pesan yang disampaikan melalui media Instagram influencer ini sangat berhasil menarik awareness konsumen .

Pemilihan influencer ini juga harus memperhatikan engagement mereka dengan followernya, bukan influencer dengan fake follower. Influencer juga harus sesuai dengan audience yang ingin dicapai oleh perusahaan. Sehingga brand value yang ingin disampaikan ke audience melalui influencer ini diterima sesuai dengan harapan perusahaan.

Referral

Untuk meningkatkan jumlah customer-nya TBS menjalankan program referral dengan pola membership. Dengan memiliki kartu member maka customer akan menikmati discount  tambahan, kartu member ini juga dapat dipergunakan oleh anggota keluarga maupun sahabat pemegang kartu untuk melakukan pembelian di outlet TBS dengan mendapatkan discount tambahan. Disamping untuk mendapatkan discount maka program membership TBS ini juga menjadikan Kartu member berfungsi sebagai program  referral.

Jenis referral yang dipakai oleh TBS dapat dikategorikan sebagai  customer referral. Untuk efektifnya customer referral ini tentu diperlukan advocacy customer atau delight customer, orang  yang bersedia untuk mengajak orang belanja atau melakukan transaksi ke produk yang akan ditawarkan.  Customer referral ini tidak dibayar secara langsung oleh perusahaan, namun akan efektif apabila referral dan customer yang diajak mendapatkan point reward. Referral jenis ini paling banyak dipakai dan cocok dipergunakan untuk produk yang menyasar banyak pelanggan (mass product)  dan menjadi jenis referral yang  paling berdampak jika dikembangkan dengan baik.

Disamping customer referral terdapat Jenis referral lainnya yaitu  Affiliate atau associate referral, berbeda dengan customer referral maka affiliate ini adalah perantara yang dibayar apabila dapat mendatangkan pembeli bertransaksi.  pada saat ini juga banyak menggunakan aplikasi online yang memberikan referensi bagi pembelian suatu produk. Menjadi seorang affiliate yang berhasil akan menjadi pekerjaan dengan penghasilan tidak terbatas, karena setiap produk yang berhasil dijual maka seorang affiliate akan mendapatkan fee yang sudah ditetapkan. Produk yang sangat berhasil memasarkan produk dengan menggunakan affiliate ini adalah amazon.com.

Influencer Referral, jenis referral ini sering dikenal dengan sebutan brand ambassador, buzzer dan youtuber . Untuk media terrestrial  seperti TV kita bisa menggunakan orang terkenal seperti Sule atau Agnez Mo untuk menceritakan mengenai keunggulan produk yang kita jual.   Untuk media online seperti  instagram  yang juga popular influencer menjadi selebgram seperti Rachel Vennya selebgram yang memiliki jutaan orang follower dengan engagement yang kuat.   Atau untuk tingkat dunia Kim kardhasian dan Kylie Jenner memiliki engagement yang sangat kuat.

Untuk media youtuber’s dikenal influencer seperti Rafi Ahmad yang memiliki jutaan subscriber, sehingga setiap yang mereka tayangkan di channel nya akan ditonton jutaan orang.  pemilihan influencer  sangat tergantung dengan jenis produk yang akan dijual, kecocokan value dari influencer dengan produk yang dijual dan siapa target market dari produk. Satu lagi yang penting tentu anggaran promosi yang dimiliki, biasanya besarnya follower atau subscriber dan engagement akan berpengaruh pada tarif influencer .