Jumat, 30 Juli 2021

Emas mata uang di masa darurat

Emas merupakan uang dimasa Darurat.

Dengan menyimpan kekayaan dalam bentuk emas maka pemiliknya juga dapat menjaga daya belinya dikemudian hari,  karena nilai emas tidak digerus oleh inflasi. Kasus hyper inflation yang terjadi di Venezuela dan beberapa negara lain yang gagal mengelola perekonomiannya dapat menjadi gambaran mengenai pentingnya menyimpan sebagian dari harta dalam bentuk emas.

Pada saat terjadi hyper inflation di Venezuela di bulan Juli 2018, untuk membeli satu cangkir kopi di cafĂ© Caracas konsumen perlu mengeluarkan uang sebesar 2 juta bolivar, harga yang pasti tidak masuk akal bagi warga negara Venezuela. Hanya dua bulan sebelumnya harga secangkir kopi ini masih sebesar 2.300 bolivar, inflasi menyebabkan harganya naik sampai 87.000 %. 

Hyper inflation yang terjadi di berbagai negara selalu disertai dengan kerusuhan sosial, menjelang inflasi yang tidak terkendali ini sebagian masyarakat yang masih memiliki daya beli akan memborong kebutuhan pokok. Sebagian masyarakat yang tidak mampu akan berusaha melakukan kerusuhan untuk mengambil paksa kebutuhan pokok dari toko. Sementara kebutuhan pokok semakin menghilang dari pasar, nilai uangpun menurun dengan cepat.

Pada saat Saigon jatuh ke pihak Vietnam Utara, ratusan ribu warga Vietnam Selatan melarikan diri dengan menggunakan perahu ke berbagai negara. Disaat ini mata uang Vietnam Selatan sudah tidak memiliki nilai dan untuk bisa mendapatkan tempat di perahu para pengungsi ini membayar dengan emas. Sebesar 10 tael (sekitar 100 gram) untuk orang dewasa dan 5 tael untuk anak anak. 

Emas menjadi passport bagi manusia perahu ini untuk mendapatkan kehidupan. Setelah sempat beberapa tahun ditampung di kamp pengungsi pulau Galang,  sekarang sebagian manusia perahu ini sudah menikmati kehidupan baru di berbagai negara Eropa dan Amerika.

Bagaimana dengan harga emas disaat terjadinya hyper inflation ini ? dalam kasus yang terjadi di Venezuela harga emas meningkat dengan sangat tinggi. Dari awal tahun 2018 disaat mulai terjadinya krisis harga emas per troy ounce, harga emas meningkat menjadi 211 juta bolivar per troy ounce, atau naik sebesar 3,1 juta %. Oleh karena itu sangat penting bagi keluarga menyimpan emas sebagai cadangan kekayaannya.





Kamis, 29 Juli 2021

Toyota War

Toyota War 

Di Indonesia kita mengenal Toyota Avanza dengan julukan mobil sejuta umat, Toyota Kijang dikenal sebagai mobil keluarga (dulu).  Corolla, mobil sedan yang legend dari masa ke masa tetap menjadi mobil orang sukses dan Toyota Hardtop yang Tangguh dan ditakuti anak anak.  Julukan menjadi  positioning di mata konsumen, semakin positif julukannya akan semakin laku juga mobilnya. 

Ada satu lagi keluarga Toyota dengan Sub Brand Land Cruiser (LC) .  Dalam keluarga Toyota pemilik LC adalah top of the top, luxury car ini mobilnya para very very important person. Kalau mobil ini datang ke kantor karyawan  akan menundukkan kepalanya dan satpam akan berlari membukakan pintunya. Nopolnya banyak yang hanya satu atau dua digit dan ditempel simbol yang menunjukkan status orang yang duduk di dalamnya.

Namun di Timur tengah kemudian muncul positioning baru untuk Brand Toyota Land Cruiser (LC) sebagai mobil terror. Penyebabnya karena pasukan ISIS di Irak dan Suriah menggunakan LC untuk mobilitas pasukannya. Foto pasukan ISIS konvoi menggunakan LC dan pasukan tempurnya menggunakan Toyota Hi Lux yang dipasang senapan mesin bisa menjadi Black Campaign  mobil Toyota ini. 

Namun gambar di media massa yang menjadi marketing communication negatif ini seharusnya bisa menjadi  positioning yang merugikan bagi Toyota. Sampai kemudian untuk mencegah terulangnya penggunaan mobil untuk alat terror, Toyota menerapkan ketentuan aneh dimana pembeli LC harus menanda tangani perjanjian tidak akan menjual kembali mobilnya minimal sampai dengan 12 bulan setelah pembelian. Kalau terbukti melanggar maka mereka akan diberi sanksi tidak boleh lagi membeli mobil LC.


Pada kenyataannya meskipun dengan pembatasan yang tidak lazim dan merugikan pembelinya ini, pre order untuk mobil LC masih mencapai puluhan ribu unit dan dicari konsumen di seluruh dunia. Ini menjadi semacam pembuktian bahwa produk yang berkualitas tidak akan mudah kalah oleh negative rumours, sebaliknya pembeli mobil melihat konvoi mobil Toyota di berbagai daerah ekstrim Timur Tengah dan Afrika ini sebagai battle proven-nya kehandalan produk Toyota. 


Minggu, 11 Juli 2021

Bagimana Perusahaan Rental Menghitung Harga Sewa Mobil

Car Rental, Bagaimana Menghitung harga Sewa.

Pada saat sekarang industri car rent jangka panjang ini sangat banyak pemainnya, baik perusahaan lokal atau hanya beroperasi di satu atau beberapa kota hingga perusahaan yang berskala nasional. 

Konsumen dari rental mobil jangka Panjang ini ( > 1 tahun) juga sangat variatif, konsumen terbesar antara lain adalah BUMN yang setiap tahunnya membuka tender untuk pengadaan ribuan mobil seluruh Indonesia, perusahaan swasta dan dari pemerintahan yang sekarang juga mulai berubah dari pola beli sebagai asset menjadi sewa. 

Pola pengadaan mobil di BUMN pada umumnya dilakukan melalui tender terbuka melalui e-procurement, sebaliknya di perusahaan swasta sebagian masih dilakukan dengan mengundang beberapa vendor untuk membuat penawaran harga. Banyak factor yang harus diperhitungan dalam membuat penawaran harga untuk mobil long term contractual. Yaitu :

1. Siapa yang menyewa mobil (clients).

Mengenai siapa yang menyewa mobil ini terkait dengan kelancaran pembayarannya. Pertama perusahaan harus mencari informasi mengenai kemampuan bayarnya calon client. Kapasitas calon client dapat dilihat dari laporan keuangannya. 

Perusahaan yang dari laporan keuangannya menunjukkan profit minimal dalam waktu 3 tahun terakhir adalah calon client yang potensial. Sebaliknya perusahaan yang dari data keuangannya sudah dalam kondisi rugi, akan sangat berpotensi menimbulkan piutang macet.

Disamping laporan keuangan, terms of Payment client  juga harus mendapat perhatian. Ketentuan yang berlaku dalam hal pembayaran juga sangat berpengaruh pada metode pembayarannya. Ada perusahaan yang menetapkan TOP 30 hari dan ada yang menewtapkan 90 hari. 

Khusus untuk client yang berasal dari kementrian negara atau Pemerintah propinsi terdapat perbedaan perlakuan dengan BUMN atau perusahaan swasta, Lembaga ini tidak bisa menetapkan masa sewa lebih dari 1 (satu) tahun anggaran. Ketentuan mengenai penganggaran di Lembaga tersebut menyebabkan setiap tahun perjanjian sewa harus diperbaharui. 


2. Jenis Mobil yang Disewa (Car Type).

Jenis mobil ini akan terkait dengan nilai residu (disposal unit) mobil setelah masa sewa. Untuk kontrak sewa jangka panjang ( 3 tahun atau lebih) maka perhitungan nilai sewa adalah harga mobil baru dikurangi dengan nilai residu ( harga mobil – nilai residu = Nilai sewa/36 + biaya biaya). 

Nilai residu ini sangat terkait dengan jenis dan merk mobil, mobil yang tergolong fast moving seperti Toyota Avanza dan Toyota Kijang akan sangat tinggi nilai residunya. Mobil ini dikenal dengan biaya perawatan yang rendah, jaringan after sales service yang mudah tersedia di seluruh Indonesia dan yang terpenting sangat banyak peminatnya di pasar second hand.


3. Dipakai Untuk Apa (Car Purpose)

Untuk apa rencananya mobil yang disewa akan dipakai. Faktor ini sangat besar pengaruhnya bagi penetapan nilai sewa, mobil yang akan dipakai oleh perusahaan tambang untuk setiap hari masuk ke area tambang pasti akan sangat berbeda biaya perawatan dan nilai residunya dengan mobil yang dipakai oleh Pemimpin Cabang Bank yang menggunakannya untuk pergi dan pulang kantor. 

Biaya yang harus dikeluarkan oleh perusahaan rental pada umumnya adalah biaya bunga bank, biaya penyusutan, biaya maintenance, biaya asuransi, biaya pajak, biaya Kir (untuk jenis tertentu). 

Dalam komponen biaya perawatan ini akan sangat berbeda misalnya mobil di tambang dengan di dalam kota. Mobil di tambang akan sangat sering harus ganti ban, mengganti shock breaker, ganti olie sampai kerusakan gardan. Sebaliknya mobil rental yang dipakai oleh Pemimpin cabang Bank jarang terjadi kerusakan parah, sehingga sewaktu dijual harga second-nya juga akan sangat tinggi.

Untuk biaya bunga akan sangat tergantung pada kemampuan perusahaan dalam self financing dan loan financing-nya. Untuk loan financing perusahaan harus mendapatkan pinjaman dengan bunga terendah di pasar. Pada umumnya perusahaan finance yang terafiliasi dengan pabrikan akan menyediakan kredit pembelian mobil dengan tingkat bunga yang lebih rendah untuk pembelian terhadap mobil dalam groupnya. Misalnya untuk pembelian mobil Toyota akan tersedia finance Toyota Astra Finance (TAF), untuk Mitsubishi akan tersedia Dipo Star Finance (DSF).



Sabtu, 10 Juli 2021

Aset sebagai Barang Jaminan Gadai

Syarat Aset Menjadi Barang Jaminan

1. Dijual Secara Bebas di Pasar  

Objek yang dijadikan sebagai barang jaminan harus dapat diperjual belikan secara bebas di pasar (marketable). Apabila terdapat regulasi yang membatasi peredaran atau jual belinya, barang tersebut tidak bisa diterima sebagai barang jaminan. 

Salah satu prinsip gadai adalah apabila nasabah tidak mampu menebus (melunasi) uang pinjaman, perusahaan gadai dapat menjual barang jaminan dengan cara lelang untuk menutupi kewajibannya. Karena itu, barang yang diterima sebagai jaminan harus dipastikan dapat segera dijual kembali.  

Ketentuan mengenai jenis Barang yang tidak dapat diperjual belikan secara bebas bisa berbeda antara suatu negara dengan negara lainnya. Untuk hukum yang berlaku di Indonesia yang tidak dapat diperjual belikan secara bebas seperti senjata api, namun di sebagian besar wilayah Amerika hal ini tidak melanggar hukum. Barang yang bukan milik pribadi dari nasabah, misalnya barang konsinyasi atau inventaris dari perusahaan atau negara.

2. Memiliki Pasar Second Hand 

 Salah satu syarat dari  barang yang dapat dijadikan objek gadai adalah sudah terbentuknya pasar barang bekas (second hand) atas barang tersebut.  Apabila barang masih memiliki pasar second hand maka barang tersebut dapat menjadi objek gadai. Di Australia pawnshop sudah menjadi tempat bagi masyarakat yang ingin mendapatkan berbagai jenis barang second.

Eksekusi lelang terhadap barang jaminan merupakan first way out dalam siklus bisnis gadai.  Perusahaan harus melakukan eksekusi lelang terhadap barang jaminan yang tidak ditebus oleh Nasabah disaat kredit jatuh tempo.    

 Dengan perkembangan media digital dan perilaku masyarakat yang sudah terbiasa belanja melalui secara online maka penjualan lelang juga dapat dilakukan melalui media digital. Penjualan melalui media digital baik melalui aplikasi milik perusahaan atau market place dapat dilakukan dan memberikan pasar yang sangat luas bagi penjualan lelang tidak lagi bergantung pada pembeli tradisional dan penjualan secara fisik.

Media digital memberikan peluang besar bagi perusahaan gadai untuk meningkatkan jenis barang jaminan yang dapat diterima, tidak lagi hanya mengandalkan perhiasan emas. Bagi bisnis gadai di Singapura dan Australia, penjualan barang second hand ini sudah menjadi revenue stream yang besar bagi bisnis gadai-nya.


3. Dapat Disimpan Dalam Jangka Waktu Lama. 

 Objek yang dapat diterima sebagai barang jaminan harus bersifat tahan lama (durable goods) karena dalam proses transaksi gadai ada penyerahan barang jaminan untuk disimpan dibawah penguasaan pihak yang menerima gadai, dalam hal ini outlet gadai. 

Barang yang dapat digolongkan sebagai durable goods ini antara lain, perhiasan emas, mobil, sepeda motor, peralatan elektronik, Komputer, luxury watches dan branded handbags.

 Barang yang tidak tahan lama (non durable goods) seperti sayur-sayuran, tumbuh tumbuhan dan hewan tidak dapat dijadikan sebagai barang jaminan dalam bisnis gadai. Non durable goods ini memeiliki karakteristik cepat rusak, harganya cepat turun karena perubahan fisik dan juga biaya perawatannya mahal. 


4. Memiliki Standar Harga  

 Standar harga dapat ditetapkan karena merupakan barang yang umum diperjual belikan dan harganya dipublikasikan secara luas, baik dalam media cetak maupun media digital seperti website, media sosial, media cetak atau dapat dilihat langsung di  show room atau toko. 

Mobil dan sepeda motor bekas, misalnya merupakan jenis barang jaminan yang paling mudah ditemukan harga second-nya melalui website barang second hand. Di Amerika Serikat dikenal The Kelley blue book used cars, website yang khusus menyediakan harga mobil bekas yang dipakai dan  Website The Orion Blue Book Online untuk menemukan harga second peralatan elektronik dan alat musik. Di Indonesia terdapat beberapa website yang menawarkan mobil bekas seperti Mobil123.com, carmudi.co.id dan Olx.co.id yang dapat dijadikan sebagai pedoman dalam menetapkan harga pasar mobil bekas 

Disamping harga yang dipublikasikan maka terdapat standar harga yang terbentuk dari data balai lelang. Barang seperti lukisan, memorabilia dan barang antik lainnya  yang pembentukan harganya dipengaruhi subjektifitas pembelinya maka harganya dapat diperoleh dari penjualan di balai lelang. 

Di Amerika data harga lelang ini bisa didapatkan dari balai lelang e-bay atau lelang barang sejenis yang dilakukan oleh jasa gadai itu sendiri. Dalam bisnis gadai di Amerika menerima barang jaminan berupa collectible items menjadi sumber barang jaminan dan sumber pendapatan bagi perusahaan.

Namun yang perlu diperhatikan dalam menerima barang jaminan adalah barang yang harganya bersifat spekulatif dan musiman. Misalnya harga batu akik,  pada sekitar tahun  2016,  harga batu akik ini sangat tinggi dan kemudian pada awal tahun 2017 harganya jatuh.   Batu akik tidak dapat diterima sebagai barang jaminan karena harganya terbentuk dari unsur spekulasi dan tidak dapat disebut sebagai barang langka seperti berlian.






Car Rental, siapa pemain dalam bisnis ini.

Di amerika bisnis rental mobil ini sudah mulai beroperasi sejak tahun 1918, dimulai oleh seorang anak muda berusia 22 tahun bernama walter Jacobs di Chicago. Pada masanya tergolong millennials yang menjadi entrepreneur. Bisnis rental mobil mulai tumbuh setelah Ford berhasil memproduksi mobil secara massal dengan harga yang terjangkau.

Di Indonesia belum saya temukan catatan sejarah sejak kapan mulai dikenalnya bisnis persewaan mobil yang resmi, kalau dilihat dari sejarahnya Blue Bird maka kemungkinan bisnis rental ini dimulai pada tahun 1972 bersamaan dengan diluncurkannya perusahaan Blue Bird Taxi .

Pada saat sekarang industri car rent jangka panjang ini sangat banyak pemainnya, baik perusahaan lokal atau hanya beroperasi di satu atau beberapa kota hingga perusahaan yang berskala nasional. Dilihat  dari kapasitasnya, Perusahaan rental juga sangat bervariasi. Ada perusahaan yang beroperasi dengan beberapa mobil hingga perusahaan rental yang punya puluhan ribu mobil. 

Perusahaan yang bermain dalam bisnis ini dapat dibagi dalam beberapa kelompok, jika dilihat dari perusahaan induknya. Perusahaan rental yang berasal dari pabrikan mobil seperti Trac, Indorent dan Assarent. Perusahaan rental yang berasal dari perusahaan finance seperti MPM Rent dan Takari, dari perusahaan dealer mobil seperti Tunas Rent, Hartono Rent dan Srikandi Rent, dari perusahaan transportasi seperti Blue Bird dan Hiba Rent dan dari group BUMN adalah Pesonna Optima Jasa (POJ) dan Aero rent anak perusahaan garuda. Disamping itu juga ada pemain asing seperti Avis.

Konsumen dari rental mobil jangka Panjang ini ( > 1 tahun) juga sangat variatif, konsumen terbesar antara lain adalah BUMN dan BUMD yang setiap tahunnya membuka tender untuk pengadaan ribuan mobil seluruh Indonesia, perusahaan swasta dan dari pemerintahan yang sekarang juga mulai berubah dari pola beli sebagai asset menjadi sewa. 

Pada umumnya perusahaan rental ini juga sudah memiliki captive market dari groupnya, jika bicara Trac maka captive marketnya sudah pasti Toyota Group yang ada di Indonesia. Takari adalah perusahaan Joint Venture Mitsubishi Capital, perusahaan ini sudah pasti memiliki group dari perusahaan Jepang yang beroperasi di seluruh Indonesia. Demikian juga perusahaan local memiliki afiliasi dengan brand besar yang menjadi captive market-nya. Untuk Pesonna Optima Jasa dapat dikategorikan perusahaan kelas menengah dalam bisnis rental dengan captive marketnya Pegadaian group.