Harga emas sebenarnya juga tidak berkorelasi dengan tingkat inflasi, kecuali kalau inflasi tersebut terjadinya di AS. Misalnya mengapa harga emas saat ini turun terus menerus, apakah karena pasar sedang diguyur dengan stock emas yang berlebihan ? jawabannya tidak, supply emas tidak akan banyak berubah karena perusahaan tambang emas tidak dapat seketika meningkatkan produksinya. tidak seperti beras yang ada musim panen sehingga pasar berlimpahan beras. Atau ada bank sentral yang melepas cadangan devisanya besar besaran ? tidak juga, karena bank sentral memiliki gentlemen agreement untuk membatasi emas yang dilepas.
Masalah ini dimulai dari perang Iran vs Amerika di selat Hormuz, karena kapal kapal tanker pembawa minyak dirudal oleh Iran, biaya transportasi dan asuransi untuk menyalurkan minyak dari timur tengah ke Amerika menjadi terhambat dan mahal. Harga BBM di Amerika menjadi mahal, akibatnya terjadi peningkatan inflasi di AS . Data inflasi di AS per September 3,7%, angka ini jauh di atas target the Fed yang hanya 2%.
Bukan inflasinya yang berpengaruh langsung ke harga emas, tapi kebijakan bank sentralnya. untuk menekan uang beredar akibat tingginya inflasi, The Fed-Bank Sentralnya AS menaikkan suku bunga dan menyeret kenaikan bunga obligasi. Jadilah investor besar berinvestasi ke surat berharga AS. Akibatnya emas ditinggalkan, pemodal besar beralih membeli surat berharga di AS.
Apakah inflasi tinggi di Indonesia akan berpengaruh ke harga emas ? sepertinya nyaris tidak ada pengaruhnya. Apalagi kalau terjadi di Zimbabwe. Yang pottensi terjadi adalah nasabah bank emok meningkat. Surat berharga Indonesia sepertinya tidak besar pengaruhnya dalam menarik minat investor global.
tapi kalau nilai rupiah terus melemah akibat inflasi, nilai emas akan semakin mahal untuk pasar domestik karena karena emas diperdagangkan dalam nilai US$/tr.ounce. makin turun nilai rupiah, semakin mahal harga beli emas.
Jadi kalau terjadi krisis akibat perang di Rusia atau Timur Tengah, jangan langsung berpikir, wah ini emas akan jadi safe heaven. Tidak secara otomatis karena sekarang kalau punya banyak uang, banyak heaven lainnya. Surat berharga yang diterbitkan AS, Jerman atau China selama returnnya tinggi akan jadi heaven bagi pemilik modal.
Jadi apa yang perlu dilihat ? kalau laporan tingkat inflasi di AS turun, maka besar kemungkinan the fed akan menurunkan suku bunganya. emas punya potensi akan naik lagi. Apakah kalau tingkat inflasi AS turun, saatnya beli emas ? belum tentu juga, punya duit apa nggak saat itu terjadi ? dalam kondisi ekonomi yang sulit, membeli emas bukan keputusan yang bijak - karena emas tidak mendatangkan cashflow kecuali emasnya dijual.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar